Archive

Archive for July 17, 2008

Day 4

Status : Single not available
Love : Getting better (Still miss her so much)
Vehicycle : 1 motorcycle

Hari Keempat :

Semalam menjadi malam yang sangat melelahkan. Setelah selesai menulis blog dan beberapa kali menulis blog, gw tidak bisa tidur. Bukan … bukan karena emang susah tidur, tapi karena harus bekerja malam hari.
Yah mau bagaimana lagi semua pergantian yang major harus dilakukan disaat dimana pemakaian sangat sedikit, tengah malam tentunya.

Awalnya cukup khawatir juga karena zi tidak juga mengabari bahwa ia sudah tiba di data center (dalam hati dongkol juga) nih anak kenapa? masa anak orang gw bikin celaka gara-gara gw suruh ke data center. Coba sms & telp tapi tak kunjung di balas. Namun akhir nya dia membalas juga sms gw : “jek, sorry gw tadi ada urusan dulu sekarang gw otw ke data center”. Awalnya sih jadi kesel juga, sial nih anak udah gw disuruh nunggu untuk urusan yang gw ndak tau jelas apa kagak dan lagian emang kenapa mesti terlalu larut? bisa gawat nih bisa sampe pagi pikir gw. Tapi yah sudah itung2 loyalitasnya disini sampe saat ini tidak dapat dipungkiri.

Setelah itu dari mulai tepat tengah malam sampai dengan pukul 05.30 WIB gw kerja dengan zi, cukup asyik sih. Kerjanya juga cukup keren, dia di data center dan bertugas untuk membantu semua proses yang membutuhkan sentuhan ke perangkat sedangkan gw di rumah melakukan konfigurasi utama. Semua dilakukan dengan komunikasi tele dan voice. Yah setelah lelah dan sangat mengantuk pada pagi hari dengan beberapa kerjaan yang belum bisa terpecahkan kami memutuskan istirahat dan berhenti sejenak.

Gw tidur dengan pulas, hmm tapi sempat sih sepanjang malam muter lagi Dire Straits, Romeo & Juliet. dan setelah mau tidur masih tetap memandang HP (gw mesti akui gw masih sedih, sedih bgt bgt), tapi karena itu juga gw tau hp gw lowbatt.

Bangun kembali sekitar jam 08.03 WIB, langsung gw beresin beberapa hal untuk kebutuhan produksi secara darurat. Ndak lama gw tidur lagi, masih sesaat gw nangis memandang hp. Gw baru bangun secara segar sekitar pukul 12.30 WIB.

Setelah beberapa saat bengong dan lelah, langsung bergegas mandi dan liat semua email. Seperti neraka rasanya membaca email, sudah banyak yang complain dengan ketidak hadiran gw di kantor. Setelah pusing dengan kebiasaan harian, tanpa diduga temen gw datang karena dia libur hari ini.

Singkat cerita kami pergi ke BSD Junction dan ITC BSD untuk membeli DVD dan sedikit mencari suasana baru (selain di rumah gw maksudnya). Tiba disana kami bergegas ke tempat dvd yang terletak di lantai 3 gedung perbelanjaan itu. Yah tak disadari waktu berlalu dengan kami memilih dvd. Kami pulang dari sana dengan membawa 24 DVD, sebenarnya kami hanya membeli 20 dvd film tapi tentu saja dapet gratis 4 dvd karena membeli banyak.

Sehabis selesai membeli dvd kami pun berputar-putar mencari tas stick billiard untuk temen gw di pusat perbelanjaan itu. Satu hal yang paling berkesan gw akhirnya keluar dari pusat belanja itu dan berputar-putar diantara tukang tanaman, ikan hias & hewan peliharaan lain (its such a great time). Setelah akhir nya kami menyerah untuk mencari tas stick billiard itu maka kami pun pulang.

Di jalan pulang maksud hati melihat-lihat rumah di salah satu cluster baru di BSD, maksud hati ngimpi dulu buat punya rumah biar makin semangat untuk membelinya. Tapi nampaknya niatan kami kandas, karena temen gw ini kagak percaya bahwa jalan yang dia ambil salah. Sehingga akhirnya kami memutus kan pulang ke rumah. Di tengah jalan kami masih berpikir untuk makan dulu di sebuah rumah makan Sate Sapi. Tapi apa daya karena salah jalan tadi kami akhirnya makan di warteg di tepian jalan. Tapi tidak apa2, toh itung2 ngirit juga karena satu sapi itu lumayan mahal.

Sesampai di rumah maka petualangan kami dengan semua dvd yang kami belipun dimulai. Tak terasa waktu sudah larut dan akhirnya temen gw ini pulang karena mengantuk. Gw pun ngantuk, tapi gw kelarin post ini dulu sebelum tidur.

Gw ndak nyangka tampaknya hari ini gw cukup senang, cukup terhibur dan mungkin cukup puas dan bahagia dengan semua yang terjadi dan semua yang gw miliki sekarang. Gw terharu bahwa gw pernah memiliki ai (orang yang selalu gw sebutkan “dia” dan yang telah lepas dari gw, mungkin untuk selamanya). ai begitulah sebutan gw untuk dia. Tubuhnya yang mungil sangat jauh dari kesan kekanakan atau lemah. Matanya yang sipit sangat jauh dari kesan tak memiliki penglihatan tajam dan detail. Tangan nya yang kecil sangatlah jauh dari kesan tak biasa bekerja, justru sebaliknya disana tergores garis2 kerjaan dan buah tangannya. Mukanya yang manis dan ramah, tapi juga menyiratkan ketajaman intuisinya. Ai tapi ia juga memiliki kemanjaan bagaikan merpati yang mencari kehangatan dalam sarangnya. Ai juga membutuhkan pegangan yang cukup kuat untuk menopangnya saat ia ingin beristirahat dari segalanya, ai juga membutuhkan senderan ( bener2 bersender) di saat dia lelah. Ai juga butuh tempat mengeluh saat dia kesal atau merasa tidak senang. Ai juga butuh tempat berbagi saat dia mendapatkan kebahagian.

Ai kekasihku yang telah berpisah, yang telah bersamaku selama -+1.5 tahun ini, yang telah menemaniku dan membuatku tambah kuat disaat apapun karena aku tau dan percaya dia pun begitu. Yang telah bersama belajar arti hidup dan bagaimana kami menyikapi segala sesuatu. Yang telah menjadi team yang kuat karena kompak.

Gw percaya gw dan dia akan lebih maju disaat kita berpisah. Disaat kita harus menentukan jalan hidup kita, disaat kita harus mencapai impian kita masing2 (Yah setidaknya itu yang harus gw terima sekarang).

Categories: Journal of Life