Archive

Archive for July 15, 2008

Day 1

Akhirnya daku mengisi blog ini kembali setelah lebih dari setahun lalu saat terakhir mengisinya.

Sayang sekali, kali ini akan bercerita tentang diriku dalam menjalani hari tanpa dirinya.

Yah siapa menyangka setelah 1,5 tahun kami bersama itu semua harus berakhir. Soal apa dan kenapa masalahnya sampai kami harus berpisah tidak akan kubahas disini tapi bagaimana dan apa saja yang terjadi setelah kami tidak bersama itu yang akan terpampang disini.

Hari Pertama :

Pagi2 aku tiba2 terbangun dari tidur ku yang tidak nyenyak itu. Saat itu kulihat jam menunjukkan 6.00, tanpa pikir panjang langsung daku siap2 untuk ke kantor. Pagi itu terasa kosong tanpa semangat, yah begitulah diriku berusaha menyibukkan diri untuk tak mengenang apa yang terjadi malamnya sebelum tidur. Masih berpikir apakah semalam hanya mimpi buruk, bayang2 ato apa seperti tidak nyata semuanya.

Tanpa sarapan dan tanpa pikiran daku langsung bergegas dengan motor ku menuju ke kantor, waktu menunjukkan pukul 6.30 saat daku berangkat. Begitu beratnya jalan terasa, terlebih setelah melewati ciputat. Maaaaccceeeettttt ….. parah, melihat penuh nya jalanan saja serasa begitu mengenaskan. Tapi baru kali ini aku tidak perduli dengan kemacetannya, dalam hati yang kosong yah nikmati sajalah.

Perlahan tapi pasti semua terlewati, dan akhir nya daku tiba dikantor. Waktu menunjukkan pukul 08.00 saat itu. Sampai kantor wuih ada sapa neh udah dateng nongkrong di depan. Ouw sepertinya karyawan baru, pada akhirnya tampaknya aku terbiasa dengan ini.

Seperti biasa absen dulu trus masuk deh ke kantor, dgn suasana kantor yang sepi membuat hati terasa makin sepi. Tumben si Bapak HRD ini blom datang, biasanya dia sudah duduk manis di ruangannya yang kecil dan dingin itu.

Seperti biasa duduk di kursi ku keluarkan laptop dan nyalakan, ups tapi tunggu sebentar kayaknya meja ku ini sudah lama tak di bersihkan. Akhirnya kuambil lap, tissue, dan pel untuk bersihkan meja dan sekitarnya. Ah nyaman rasanya dengan meja yang kembali bersih setelah sekian lama.

Semua berjalan normal dan seperti tak ada halangan, seperti hari2 pada umumnya. Semua tampak benar2 biasa, BIASA man i just broke up and i must faced all of this like nothing was happen. Yah mau gimana lagi, tampaknya ini mesti ku pendam sendiri.

Mulai satu-persatu orang berdatangan di kantor, semua tampak biasa dan normal. UPSs ada yang tidak normal. Kenapa staff gw semua datang pagi dan ontime, biasanya mereka sama seperti ku yang datang dan pergi sesuka hati. Baguslah ada perubahan tampaknya, jam 09.30 kita meeting mingguan bersama seluruh staff ku. Meeting berjalan seperti biasa tanpa hambatan dan gangguan.

Setelah meeting berakhir, apalagi yah yang terjadi. Hmmm … internet kantorku mati, yah mau gimana lagi kita tidak bisa kerja jadi daku keluar dan merokok. Tak lama semua koneksi kembali seperti sediakala, kerja lagi kerja lagi.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.30, wah makan siang. Seperti biasa, makan di tempat biasa dan dengan menu seperti biasa pula. Semua biasa dan wajar2 saja, sehabis makan seperti biasa kembali merokok dan ngobrol2. Semua berjalan seperti biasa dan tanpa ada yang berbeda hari itu.

Saat berjalan balik ke kantor, hey apa yang aneh dengan kakiku. Kenapa di selangkangan terasa nyeri dan sekujur kakiku terasa seperti tegang dan tertarik. Aku balik ke kantor dengan terpincang2, apakah ini mungkin karena bekas luka di kakiku yang tak kunjung sembuh.

Ah sudahlah mungkin pertanda sistem pertahanan tubuhku masih berusaha untuk menyembuhkannya. Setelah kurang lebih 1 jam di kantor, kenapa badanku terasa panas dan dingin. Kurasa aku tidak enak badan, disaat yang bersamaan daku terasa mual sekali. Wah nampaknya aku sakit, sudah tak tahan akan pusing, panas dingin badan. akhirnya aku memutuskan untuk pulang dan beristirahat di rumah.

Karena begitu lemasnya badan ku, aku memutuskan untuk naik taksi untuk menuju rumah. Setelah 2 jam an naik taksi dengan supir yang kurang pintar itu akhir aku tiba di rumah. Serasa ingin ngamuk sama tuh supir taksi, kagak liat apa lagi sakit dan lemas gini. Supir taksi tidak tahu jalan, keluar dari mega kuningan ajah berputar-putar. Taksi nya bluebird lagi, agak susah di percaya tuh supir bisa masuk bluebird.

Sampai rumah semua terkunci rapat, pada kemana nih orang. Yo wiss karena aku lemas dan butuh istirahat akhirnya aku hanya tidur. Bangun pada sore harinya masih tidak orang, pada kemana yah? Terbangun kembali karena kelaparan pada malam harinya, kok masih tidak ada orang. Waduh gawat aku harus makan, klo tidak badanku akan terasa tambah lemas dan lemas. Akhirnya daku memutuskan menelepon teman untuk membelikan bubur untuk di bawa ke rumahku. Untung aku memiliki teman yang luar biasa baiknya pada ku. Kapanpun, dimanapun & bagaimanapun keadaannya dia selalu mau jika kutelepon untuk minta tolong.

Ah setelah makan kenyang, badanku langsung keringetan dan aku kembali tidur.

Ah tak terasa satu hari pertamaku tanpa sms, tanpa chat, tanpa kontak dengan dia. Sebelum tidur aku hanya bisa memandang hp ku. Sedih rasanya harus kehilangan orang seperti dia. Sudahlah hidup ku harus terus berjalan.

Categories: Journal of Life